Solo Bersimfoni ajak Pemuda Kampanyekan Hastha Laku di Sekolah-Sekolah Dalam Acara Jambore Pemuda

Gambar Jambore Pemuda

Gambar Jambore PemudaSurakarta, Solobersimfoni.org – Menjadi Fasilitator dalam acara Jambore Pemuda, Solo Bersimfoni usung tema Hastha Laku On The Move bagi kalangan remaja khususnya anak sekolah. Hastha Laku akan diajarkan disekolah-sekolah oleh Sahabat Simfoni yang berkolaborasi dengan peserta Jambore Pemuda. Jambore Pemuda merupakan salah satu kegiatan  untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Kali ini Jambore Pemuda mengusung tema Membentuk Sikap Kesalehan Sosial, Kemandirian dan Berbudaya.  Pembukaan Jambore Pemuda dilaksanakan di Tekhnopark hari Kamis pada tanggal 25 Oktober 2018.

Kesempatan menyampaikan materi di pembukaan Jambore Pemuda Direktur Operasional Solo Bersimfoni Didik Prasetyanto memperkenalkan apa itu Hastha Laku kepada peserta Jambore Pemuda. Hastha Laku yang merupakan delapan perilaku yang mencerminkan sifat Kesalehan Sosial yang sesuai dengan tema Jambore Pemuda Kali ini dan Visi dari Solo Bersimfoni. Delapan perilaku yang ada dalam hastha laku adalah Guyub Rukun (Kerukunan), Gotong Royong, Tepa Selira (Tenggang Rasa), Ewuh Pekewuh (Saling Menghormati), Pangerten (Saling Menghargai), Grapyak Semanak (Ramah Tamah), Lembah Manah (Rendah Hati), dan Andhap Ansor (Berbudi Luhur). Hastha laku merupakan serapan nilai-nilai budi luhur yang berkembang dalam masyarakat jawa yang ingin dikampanyekan kembali untuk mendorong perilku toleran dan anti kekerasan ini berkaitan erat terhadap nilai-nilai yang bersifat harmonis.

Mayoritas Peserta Jambore Pemuda tertarik untuk menjadi tim bersama Solo Bersimfoni untuk mengajarkan Hastha Laku di sekolah-sekolah. Peserta Jambore merupakan perwakilan dari organisasi kepemudaan di Surakarta seperti Pramuka, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia), JCI (Junior Chamber Indonesia) OSIS SMA, dan organisasi kepemudaan lain. Kemudia selama tiga hari  30 dari 150 peserta yang tergabung dalam tim Solo Bersimfoni akan melaksanakan Hastha Laku On The Move  ke SMAN 4 Surakarta, SMKN 1 Surakarta dan,  SMKN 3 Surakarta.

Direktur Operasional Solo Bersimfoni Didik Prasetyanto juga mengatakan mengajak pemuda mengajarkan Hastha Laku di sekolah-sekolah merupakan agenda Solo Bersimfoni yang menjadi pijakan awal untuk membangun toleransi di generasi muda khususnya remaja di usia sekolah. Harapannya pemuda yang menjadi peserta dalam acara Jambore Pemuda tidak hanya mengajarkan Hastha Laku dalam acara kali ini saja, namun juga bisa menjadi relawan dan terus menanamkan nilai-nilai Hastha Laku kepada masyarakat yang lebih luas.

Tim Media

Solo Bersimfoni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *