Close

hasthalaku

“KONTRIBUSI REMAJA MILENIAL untuk PENGUATAN KEBANGSAAN melalui PENERAPAN NILAI-NILAI HASTHALAKU”

Webinar Wisuda Program Sekolah Adipangastuti Kamis, 17 Desember 2020 Pada tanggal 17 Desember 2020, Solo Bersimfoni menyelenggarakan wisuda Program Sekolah Adipangastuti secara daring dengan tema “Kontribusi Remaja Milenial untuk Penguatan Kebangsaan melalui Penerapan Nilai-Nilai Hasthalaku”. Adipangastuti adalah model sekolah toleransi berbasis budaya yang sudah diterapkan selama dua tahap yaitu tahun […]

Read More

PILKADA dan HASTHALAKU

PILKADA SOLO

Pemilihan umum telah memanggil kita S’luruh rakyat menyambut gembira Hak demokrasi Pancasila Hikmah Indonesia merdeka Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya Pengemban AMPERA yang setia Di bawah Undang-undang Dasar 45 Kita menuju ke Pemilihan Umum Lirik Mars Pemilu  karya Mochtar Embut di atas mungkin sedikit asing di telinga para milenial. Lagu […]

Read More

Menjadi Pahlawan Milenial dengan Ber-hasthalaku

Indonesia lahir dari pekik merdeka yang semangatnya masih berkobar dalam dada setiap rakyatnya. Negara kita tumbuh subur dari setiap tetesan darah para pejuang yang mengalir ke dalam tanah ibu pertiwi. Sudah selayaknya bangsa kita mengenang, menghargai dan meneruskan perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa raganya demi sebuah cita-cita kemerdekaan […]

Read More

STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENGHADAPI PEMBERLAKUAN SISTEM ZONASI

Deskripsi Pemberlakuan Sistem Zonasi di SMAN 1 Surakarta Sistem zonasi di SMAN 1 Surakarta telah di berlakukan sejak dua tahun terakhir ini. Sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 421/07651 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah […]

Read More

Keberagaman Adalah KehendakNya

Solo Bersimfoni

Negara harus hadir untuk memberikan rasa tenteram, Negara harus hadir untuk membangun kerukunan, Negara harus hadir untuk membangun keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (Ustad Dian Nafi – Pemimpin Ponpes Al Muayyad Surakarta) Sudah sebulan yang lalu, tepatnya Sabtu tanggal 8 Agustus 2020, warga Solo merasakan keresahan akibat terjadinya tindakan […]

Read More

Sego Berkat, Hasthalaku Dan Gaya Hidup Yang Tertukar

SEGO BERKAT, HASTALAKU DAN GAYA HIDUP YANG TERTUKAR

Sejak pandemi, ada satu fenomena yang merebak di masyarakat yaitu banyaknya orang berbondong-bondong menapaki dunia perniagaan. Dari sekian banyak produk yang ditawarkan  di grup whatsapp saya, salah satu yang saya temui adalah Sego Berkat, kuliner khas Wonogiri yang terdiri dari nasi beserta uborampe-nya yaitu beberapa iris daging sapi, oseng tempe, […]

Read More

Belajar Dari Tilik : Gotong Royong Itu Susah

Banyak hal menarik, paling tidak dari sudut pandang saya, atas viralnya film pendek “Tilik”. Sebuah film yang mengangkat fenomena kearifan lokal masyarakat Jawa (dari tepa selira, ewuh pakewuh, pangerten, lembah manah, andhap asor, guyub rukun, grapyak semanak, dan gotong royong), biasanya terjadi di pedesaan, pada umumnya. Tilik adalah kebiasaan berbondong-bondong […]

Read More

Social Distancing, Melandaikan Kurva Bahaya

Oleh: M Farid Sunarto, Ketua Solo Bersimfoni Social distancing sampai kapan? Anda terus mendengar orang-orang mengatakan social distancing atau jarak sosial, tetapi apa artinya itu? Jangan berharap itu menjadi istilah yang hilang dalam waktu dekat. Pikirkan itu lebih seperti physical distancing atau jarak fisik. Dalam bentuk yang paling sederhana, menjauhkan […]

Read More

Hasthalaku Di Rumah Aja

Tantangan terbesar bagi orang yang terbiasa beraktivitas di luar rumah seperti pekerja dan pelajar adalah harus berlama-lama di rumah. Tidak boleh keluar, interaksi fisik dan sosial yang dibatasi – hanya dengan lingkup terkecil kita. Keluarga. Hal yang lebih menantang adalah ketika harus bekerja atau menyelesaikan tugas berbarengan dengan momong anak, […]

Read More

Lawan Hoaks Covid-19 Dengan Hasthalaku Bermedsos

Kita semua mengetahui himbauan dari pemerintah untuk tidak panik dalam menghadapi pandemi COVID-19. Ketika awal masuknya virus ini ke Indonesia, masyarakat berbondong-bondong memborong bahan makanan yang ada di supermarket, menimbun masker dan kawan-kawannya. Contoh diatas adalah bentuk kepanikan dari masyarakat yang terjadi karena hoaks yang beredar. Di tengah upaya pemerintah […]

Read More