Pembekalan Peserta Pemilihan Putra Putri Smansa Solo (SWARNADIPA) 2025: Menanamkan Hasthalaku di Dunia Online dan Offline

Pemilihan Putra Putri Smansa Solo (SWARNADIPA) 2025 kembali hadir sebagai wadah yang menampilkan bakat, kecerdasan, dan kepemimpinan siswa SMA Negeri 1 Surakarta. Mengusung slogan SMANSA’s World of Radiant Youth, ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda yang siap memancarkan keemasan dalam karakter, wawasan, serta perilaku digital. Rangkaian kegiatan pembekalan peserta dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025, setelah proses belajar mengajar selesai, dan sepenuhnya diselenggarakan oleh OSIS SMAN 1 Surakarta. Adapun peran guru hadir hanya pada tahap penjurian, guna memastikan objektivitas dan kualitas penilaian.

Pembekalan ini mengundang narasumber dari Solo Bersimfoni, Tia Brizantiana. Materi dimulai dengan pendalaman Hasthalaku, delapan nilai luhur budaya Jawa yaitu gotong royong, guyub rukun, grapyak semanak, lembah manah, ewuh pekewuh, pangerten, andhap asor, dan tepa selira. Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi pedoman etika, tetapi juga dasar pembentukan pribadi yang berintegritas. Para peserta diajak memahami bahwa seorang Putra Putri Smansa merupakan representasi sekolah yang harus mampu menjadi teladan dalam tutur kata, sikap sosial, serta penghormatan kepada sesama. Dengan Hasthalaku, karakter anggun dan berwibawa dapat tumbuh secara alami.

Materi kemudian dilanjutkan dengan literasi digital, sebuah kompetensi penting di era modern. Peserta dibekali kemampuan menilai, memilah, dan mengolah informasi secara kritis agar tidak mudah terjebak pada informasi palsu maupun provokatif. Mereka juga diajak memahami jejak digital, etika bermedia, serta bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana berkarya, berkomunikasi, dan menginspirasi. Literasi digital menjadi fondasi bagi peserta untuk tampil cerdas dan berwawasan luas.

Bagian terakhir pembekalan menyoroti keamanan digital. Materi ini mencakup perlindungan data pribadi, ancaman siber, keamanan akun, hingga risiko penyalahgunaan informasi. Melalui pemahaman ini, peserta diharapkan mampu menjaga diri di ruang digital sekaligus mempertahankan citra positif sebagai figur publik sekolah. Kesadaran akan keamanan digital menjadi bekal penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dengan rangkaian pembekalan yang komprehensif ini, SWARNADIPA 2025 berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat dan cakap dalam menghadapi tantangan era digital. Melalui perpaduan nilai Hasthalaku dan kecakapan digital, para peserta diharapkan mampu memancarkan semangat Radiant Youth dan menjadi kebanggaan Smansa Solo.
