Pada akhir Oktober, Sabtu-Minggu 26-27 Maret 2022, Solo Bersimfoni telah melaksanakan kegiatan Simfoni Academy yang merupakan rangkaian akhir open recruitmen Sahabat Simfoni yang baru. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari secara hybrid (campuran daring dan luring). Jumlah pesertanya adalah sepuluh orang yang merupakan para pemuda dari Soloraya. Sebelumnya, setiap peserta sudah diseleksi melalui tahap pre-test, membuat karya bertema “Toleransi bagi Saya” dalam bentuk tulisan/visual dan atau audio visual, serta terakhir mengikuti tes wawancara. (more…)
Category: Slider
-

Milenial dan Benteng Penangkal Radikalisme
Hari-hari kelabu menutup bulan Maret 2021. Saat masyarakat muslim di Indonesia tengah bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadan, kita dikejutkan oleh peristiwa memilukan sekaligus memalukan. Sebuah bom meledak di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan di Minggu pagi yang cerah, saat para jemaat gereja sedang khusyu’ menjalankan ibadah. Kejadian ini sungguh memilukan karena hingga kini masih saja terjadi aksi kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa dan banyaknya orang terluka. Namun kejadian ini juga memalukan, karena hampir di setiap kejadian bom bunuh diri si pelaku membawa atribut yang kental dengan identitas seorang muslim. Meski banyak narasi mengatakan bahwa teroris bukan Islam dan tidak memiliki sangkut paut dengan agama manapun, namun seperti sudah menjadi stigma di mata masyarakat bahwa para pelaku bom bunuh diri adalah mereka yang melakukan aksinya dengan membawa misi jihad. (more…)
-

The Eight Values: Discovering the Unique Identity of Solo Youth
The history of Solo is closely entwined with the history of the Surakarta Sultanate, which followed the Mataram Sultanate. Solo is well-known as a centre of ancient Javanese culture because it has traditionally served as a political hub and centre for development of Javanese traditions. (more…)
-

CEGAH INTOLERANSI, KEMBALI KE HASTHALAKU
Sebut saja namanya Ibu Tika. Guru salah satu SMA di Solo ini sudah lama prihatin melihat kondisi anak didiknya. Mereka seakan melupakan sopan santun. Saat berpapasan dengan guru yang tidak mengajar mereka, tak ada senyum, apalagi sapa. Keprihatinannya makin menjadi, ketika salah satu muridnya, perempuan, berencana tidak lagi meneruskan kuliah. “Saya kan perempuan, perempuan tidak perlu pendidikan tinggi,” begitu ia mengenang jawaban sang murid. (more…)
-

MEMUPUK TOLERANSI MELALUI SEKOLAH ADIPANGASTUTI
Surakarta, Kamis 20 Juni 2019. Solo Bersimfoni mengadakan sosialisasi model sekolah Adipangastuti kepada 50 kepala sekolah dan 50 guru SMA/SMK se-Soloraya. Sekolah ini adalah sebuah model sekolah yang menerapkan sikap perilaku bijaksana, baik, lembut dan sabar dengan dengan menekankan nilai-nilai lokal budaya Jawa (Hasthalaku).
-

SOLO BERSIMFONI TURUT MENGINISIASI PERWALI PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN KOTA SURAKARTA
Pada Selasa 11 Juni 2019, Solo Bersimfoni bersama dengan Bapppeda Kota Surakarta dan organisasi kepemudaan di Solo mengadakan kelanjutan dari diskusi kelompok terfokus yang diadakan pada 22 Mei 2019 lalu . Forum ini membahas Peraturan Walikota tentang Pembangunan Kepemudaan Kota Surakarta. “Ranah yang dilakukan oleh Solo Bersimfoni saat ini terkait dengan program yang telah diamanatkan dari Bappenas, yaitu pencegahan ekstremisme kekerasan”. (M. Farid Sunarto – Ketua Solo Bersimfoni). (more…)
-

Fragmen Solo Bersimfoni Di CFD (Car Free Day)
Solo, Minggu 28/4/2019, Jl. Slamet Riyadi Kota Solo
pat di depan Bank BRI Surakarta Jalan Slamet Riyadi Forum Milenial Soloraya (FORMES) menggelar kegiatan #PERCAYAKPU yang dikuti oleh kurang lebih 100 elemen remaja milenial se-Soloraya, serta dihadiri oleh KPU Surakarta dan juga Banwaslu Surakarta. Kegiatan yang dilaksanakan pada saat Car Free Day (CFD) ini dimulai pukul 07.00 – 09.00 WIB.
-

Pesan Toleransi Untuk Milenial
Solo Bersimfoni Bekerjasama dengan Center for the Study of Islam and Social Transformation (Cisform) mengadakan pemutaran dan diskusi Film bertemakan “Toleransi”.
-

Focus Group Discussion
Penerapan hastha laku ini juga akan dibarengi dengan modul agar masyarakat lebih mudah dalam mempelajari dan menerapkannya. Melalui penerapan hastha laku antara lain : tepa slira, lembah manah, andhap asor, grapyak semanak, gotong royong, guyub rukun, ewuh pekewuh, dan pangerten.
-

Deklarasi bersama remaja tolak phubbing, bullying dan persekusi
Perkumpulan Solo Bersimfoni merupakan organisasi perkumpulan pemuda yang memiliki misi khusus untuk mengembangkan perilaku kesalehan sosial khususnya toleransi dan perilaku anti kekerasan.
