Close

August 29, 2025

SMAN 1 Surakarta Teguhkan Komitmen Sekolah Adipangastuti lewat “Smansa Berbhineka” bersama Solo Bersimfoni

Surakarta, 28 Agustus 2025 — SMAN 1 Surakarta kembali mengukuhkan komitmennya sebagai Sekolah Adipangastuti dalam kegiatan kokurikuler bertema “Smansa Berbhineka: Penguatan Konsep Keberagaman” yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025, bertempat di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan menjadi bagian dari rangkaian program penguatan budaya sekolah yang ramah, inklusif, dan berkarakter. Kegiatan ini merupakan dukungan dari Australia Indonesia Partnership for Justice Phase 3 (AIPJ3) melalui program Bridging Fund.

Dalam kegiatan ini, Solo Bersimfoni kembali dipercaya sebagai narasumber utama. Kolaborasi antara SMAN 1 Surakarta dan Solo Bersimfoni bukanlah hal baru. Lembaga ini telah rutin diundang dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk pada masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan pada awal tahun ajaran 2025/2026. Kehadiran mereka membawa perspektif yang kuat tentang keberagaman, toleransi, dan upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Sebagai salah satu sekolah pertama di Jawa Tengah yang menyandang predikat Sekolah Adipangastuti sejak tahun 2019, SMAN 1 Surakarta konsisten menanamkan nilai-nilai hasthalaku yaitu gotong royong, guyub rukun, grapyak semanak, lembah manah, ewuh pekewuh, pangerten, andhap asor, dan tepa selira. Tema “Smansa Berbhineka” kali ini menjadi penegas bahwa keberagaman bukan hanya dihargai, tetapi juga dirayakan sebagai kekuatan bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan kokurikuler untuk kelas X di SMAN 1 Surakarta.

Kepala SMAN 1 Surakarta yang baru, Dra. Rosa Herawati, M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Tegal yang juga sebagai Sekolah Adipangastuti sejak 2024, menyampaikan bahwa ia membawa semangat keberlanjutan dan inovasi dalam implementasi nilai-nilai Hasthalaku di lingkungan SMAN 1 Surakarta, terutama sebagai pembentukan karakter siswa.

“Tujuan kegiatan ini sebagai upaya penguatan karakter anak-anak kita, yang sesuai dengan visi dan misi sekolah kami salah satunya adalah berbudi luhur. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak bisa memahami keberagaman, sehingga mereka bisa menempatkan diri dan bertoleransi di lingkungannya,” ungkap beliau.

Penguatan Konsep dan Implementasi

Materi IHT disampaikan dengan pendekatan partisipatif, mengajak siswa untuk berdiskusi, bermain peran, dan merefleksikan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan sehari-hari. Solo Bersimfoni membimbing siswa memahami bagaimana stereotip, prasangka, dan diskriminasi bisa muncul, serta bagaimana membangun budaya inklusif di ruang-ruang kelas dan pergaulan.

Beberapa program Sekolah Adipangastuti yang sudah dilakukan sampai saat ini adalah:

  • Pendidikan Penguatan Karakter dan Gerakan Literasi Sekolah (PPKGLS). Kegiatan ini mengundang narasumber internal dan eksternal.
  • Sapa Anak Setiap Pagi. Bapak/Ibu guru diberi jadwal setiap pagi untuk menyapa anak-anak di gerbang sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).
  • Kegiatan Keagamaan yang dilakukan berbarengan pada minggu pertama setiap bulan, dengan jadwal yang tidak selalu sama selama dua jam pelajaran.
  • Gerakan Digitalisasi Pembelajaran. Siswa dan Guru mendapatkan pembekalan terkait digitalisasi sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, juga diberikan pelatihan tentang pembuatan konten agar semakin banyak praktik baik yang tersebar melalui dunia digital.

Keberlanjutan dan Harapan

SMAN 1 Surakarta berkomitmen untuk terus menjadikan nilai-nilai Hasthalaku sebagai nafas dari seluruh aktivitas pendidikan. Dengan kepemimpinan baru dan jejaring kerja sama yang kuat, termasuk bersama Solo Bersimfoni, sekolah berharap bisa menjadi model dalam pengelolaan keberagaman dan pembentukan karakter siswa.

“Harapan saya, pelaksanaan Sekolah Adipangastuti di SMAN 1 Surakarta sebagai upaya untuk mewujudkan misi sekolah yang tidak hanya menjadi jargon tetapi juga bisa tercapai dengan nyata. Pembentukan karakter menjadi penting sebagai bekal masa depan anak-anak,” ungkap Kepala Sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *