Author: admin

  • Event Kolaborasi

    Event Kolaborasi

    Solo Bersimfoni selalu mengembangkan kolaborasi dengan instansi lain baik organisasi pemerintah maupun swasta. (more…)

  • Training of Trainers

    Training of Trainers

    Solo Bersimfoni mencetak relawan kesalehan sosial yang bersinergi untuk mendorong perilaku yang toleran di masyarakat. (more…)

  • Hastha Laku

    Hastha Laku

    Solo Bersimfoni menjadikan aspek budaya jawa (Solo) menjadi instrument utama. (more…)

  • Pesan Toleransi Untuk Milenial

    Pesan Toleransi Untuk Milenial

    Solo Bersimfoni Bekerjasama dengan Center for the Study of Islam and Social Transformation (Cisform) mengadakan pemutaran dan diskusi Film bertemakan “Toleransi”.

  • Focus Group Discussion

    Focus Group Discussion

    Penerapan hastha laku ini juga akan dibarengi dengan modul agar masyarakat lebih mudah dalam mempelajari dan menerapkannya. Melalui penerapan hastha laku antara lain :  tepa slira, lembah manah, andhap asor, grapyak semanak, gotong royong, guyub rukun, ewuh pekewuh, dan pangerten.

  • Deklarasi bersama remaja tolak phubbing, bullying dan persekusi

    Deklarasi bersama remaja tolak phubbing, bullying dan persekusi

    Perkumpulan Solo Bersimfoni merupakan organisasi perkumpulan pemuda yang memiliki misi khusus untuk mengembangkan perilaku kesalehan sosial khususnya toleransi dan perilaku anti kekerasan.

  • Launching Perkumpulan Solo Bersimfoni

    Launching Perkumpulan Solo Bersimfoni

    Peluncuran Perkumpulan Solo BersimfoniSolo bersimfoni adalah sebuah perkumpulan RELAWAN yang telah teregristasi secara resmi baik akta notariat juga terdaftar di kemenkumham RI dan berkantor di Jl. Tentara Pelajar No 77 pedaringan Jebres Surakarta.

    Merupakan perkumpulan para pemuda di Solo, dengan maksud dan tujuan :

    • Turut Membangun Toleransi Untuk Negri, membangun semangat “Kita Bersama karena Kita Berbeda”.
    • Mempererat hubungan persahabatan dan tali persaudaraan antar lintas suku, agama, ras dan antar golongan, diantara organisasi kepemudaan, profesi dan anggota masyarakat umum.

    Sehingga tercipta suasana yang nyaman, toleran, menjadi pribadi yang berperilaku lembut – tidak anarkhis, saling mencintai, saling menghargai dan tidak membuli, memiliki jiwa memanusiakan manusia, peduli untuk berbagi kepada sesama, susah jika melihat orang lain susah, dan senang jika melihat orang lain senang.

    Solo Bersimfoni membuat gerakan dengan mengedepankan aspek cultural atau budaya solo yang adhiluhung menjadi laku atau perilaku sehari-hari oleh kita semua.

    Dapat kita ketahui bahwa budaya adalah identitas. Identitas individu, identitas daerah, identitas  egara. Tanpa sebuah budaya, identitas manusia akan hilang. Di era milenial sekarang ini, lunturnya budaya sebagai identitas bangsa Indonesia sangat terasa.

    Ketika generasi muda abai terhadap budaya, dan budaya kita biarkan tergerus dan terkontaminasi dengan budaya barat, maka jika tidak memiliki filter untuk menangkalnya, boleh jadi kita akan kalah
    karena tidak melakukan laku budaya. Artinya kita akan kehilangan IDENTITAS.

    Oleh karena itu, Solo Bersimfoni mendalami dan menyusun modul yang kita namakan hasta laku
    sebagai berikut :

    1. Tepa Slira (tenggang rasa),
    2. Lembah Manah (rendah hati)
    3. Andhap Ashor (berbudi luhur),
    4. Grapyak Semanak (ramah tamah),
    5. Gotong Royong,
    6. Guyub Rukun (kerukunan),
    7. Ewuh pekewuh (saling menghormati), dan
    8. Pangerten (saling menghargai).

    Itu semua adalah laku, atau perilaku yang sangat baik jika kita mau dan mampu mempraktekkan
    dalam kegiatan sehari-hari, dimana saja dan kapan saja.

    Di Tahun 2018 ini, Solo Bersimfoni akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain :

    1. Membuat modul pelatihan HASTA LAKU SOLO agar lebih mudah dilaksanakan oleh generasi muda sekarang ini bekerjasama dengan PUSTAPAKO UNS.
    2. Melakukan TOT (training of Trainers) untuk mencetak agen-agen penyebar kebaikan hasta laku solo. Ada 4x TOT di tahun 2018, dimana 1x TOT terdapat 40 orang sehingga 4x TOT akan ada relawan /agen sebanyak 160 orang.
    3. Melakukan kampanye, baik melalui kampanye di media cetak dan elektroni, juga melalui activity seperti seminar, FGD, pentas ketoprak tematik, nonton film inspirasi di sekolahsekolah, lomba essay, lomba poster dan sebagainya.
    4. Memproduksi berbagai media untuk menyebarkan kebaikan hasta laku solo.

    KAMI INGIN MENGAJAK semua untuk bersama-sama dalam kegiatan Solo Bersimfoni, menjadi agen kebaikan, menjadi agen membangun komunitas Solo Bersimfoni. Yang bertugas secara mandiri untuk membangun ide gagasan serta memproduksi dan menyebarkan berbagai kebaikan tadi. Kami persilahkan Bapak Ibu Saudara mengisi daftar relawan yang telah kami persiapkan.

    Berita Terkait: