Penguatan Karakter dan Literasi Kesehatan Mental dalam IHT Sekolah Adipangastuti di SMAN Karangpandan

SMAN Karangpandan melaksanakan IHT (In-House Training) Sekolah Adipangastuti yang digelar pada Selasa, 9 Desember 2025, pukul 09.00 di aula sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan Projek Pembelajaran Kokurikuler dengan tema Kesehatan Mental dalam Penguatan Hasthalaku. Hadir sebagai narasumber Ketua Solo Bersimfoni, M. Farid Sunarto, S.Pd., M.Si., yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya penguatan karakter hasthalaku bagi peserta didik di era modern. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 393 murid kelas X SMAN Karangpandan, yang terdiri atas 112 murid laki-laki dan 281 murid perempuan.
Dalam era yang serba cepat dan penuh tantangan, pembelajaran tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga kesejahteraan psikologis murid. Tema kesehatan mental dipilih sebagai fokus projek kokurikuler karena relevansinya dengan kebutuhan murid saat ini. Banyak peserta didik menghadapi tekanan akademik, pergaulan, maupun dinamika keluarga yang mempengaruhi kondisi emosional mereka. Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini sekolah ingin memberikan ruang belajar yang lebih humanis, reflektif, serta mendukung perkembangan pribadi murid secara menyeluruh.

Tujuan kegiatan ini mencakup lima hal utama, yaitu meningkatkan pemahaman murid tentang pentingnya kesehatan mental, menumbuhkan kesadaran diri dan kemampuan mengelola emosi, menguatkan nilai-nilai hasthalaku melalui aktivitas projek, menghadirkan inspirasi dari narasumber Solo Bersimfoni, dan menciptakan lingkungan sekolah yang peduli dan mendukung kesehatan mental murid. Melalui tujuan tersebut, IHT ini diharapkan dapat membangun budaya sekolah yang lebih inklusif, empatik, dan berorientasi pada penguatan karakter.
Farid Sunarto sebagai Ketua Solo Bersimfoni menghadirkan perspektif mendalam mengenai pentingnya pengembangan karakter bagi kesehatan mental remaja. Beliau menekankan bahwa kesehatan mental bukan hanya mengenai ketiadaan gangguan psikologis, tetapi juga kemampuan managemen solusi individu. Selain itu, Pak Farid juga mengajak murid untuk mengintegrasikan nilai-nilai hasthalaku ke dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan dengan upaya memperkuat ketangguhan mental dan kemampuan berinteraksi secara sehat dalam lingkungan sosial.

Kepala SMAN Karangpandan, Drs. Munarso, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. Dalam kesannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Kokurikuler Projek Jeda Semester dengan tema Kesehatan Mental ini. Kegiatan hari ini memberikan pengalaman berharga bagi para murid untuk memahami pentingnya menjaga kesejahteraan diri, sekaligus memperkuat nilai-nilai Hasthalaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang bermakna untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang murid secara utuh. Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Solo Bersimfoni, yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” tambah beliau.

IHT Sekolah Adipangastuti di SMAN Karangpandan menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara emosional dan berkarakter. Dengan sinergi antara sekolah, narasumber profesional, serta partisipasi aktif murid, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan murid.
