Peningkatan Kompetensi Digital melalui IHT SMAN 1 Sumberlawang bersama Solo Bersimfoni

SMAN 1 Sumberlawang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi digital bagi siswa maupun guru. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan In House Training (IHT) yang menghadirkan narasumber Ketua Solo Bersimfoni, M. Farid Sunarto, S.Pd., M.Si. Kegiatan IHT ini dilaksanakan sebanyak dua kali dengan sasaran peserta yang berbeda yaitu guru dan siswa, tetapi tetap berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan.

Kegiatan pertama pada Selasa, 11 November 2025, diikuti oleh siswa perwakilan ekstrakurikuler dari berbagai bidang. Mengusung tema “Pemanfaatan Platform Digital untuk Pembelajaran”, sesi ini bertujuan membekali para siswa agar mampu mengoptimalkan teknologi sebagai alat pendukung belajar sekaligus media publikasi kegiatan positif mereka. Dalam pemaparannya, M. Farid Sunarto menjelaskan berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan, mulai dari aplikasi berbagi dokumen, media presentasi kreatif, platform manajemen kegiatan, hingga media sosial sebagai wadah publikasi kegiatan sekolah.

Para peserta yang merupakan siswa aktif dari berbagai organisasi dan ekstrakurikuler tampak sangat antusias mengikuti sesi ini. Mereka diajak memahami cara menggunakan teknologi secara efektif, kreatif, dan tetap etis. Digitalisasi, menurut narasumber, bukan hanya kebutuhan, tetapi juga peluang bagi generasi muda untuk terus berkembang. Kegiatan positif yang dilakukan siswa dapat dipublikasikan dengan cara yang lebih menarik sehingga mampu memberikan inspirasi bagi warga sekolah lainnya. Hal ini sejalan dengan tujuan sekolah untuk menciptakan generasi yang berdaya saing dan peka terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan IHT kedua ditujukan pada guru dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Literasi Digital untuk Guru” yang dikemas dalam pelatihan berjudul “Guru Cerdas Digital”. Melalui pelatihan ini, guru-guru SMAN 1 Sumberlawang dibimbing untuk memahami lebih jauh penggunaan teknologi dalam kegiatan administratif, pembuatan media ajar interaktif, hingga pengelolaan kelas digital. Narasumber menekankan bahwa literasi digital kini menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki pendidik untuk mendukung efektivitas proses pembelajaran.

Para guru sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena materi yang diberikan benar-benar aplikatif dan relevan dengan tugas mereka sehari-hari. Dengan penguasaan teknologi yang lebih baik, guru dapat menyampaikan materi pelajaran secara lebih menarik, menciptakan interaksi yang lebih dinamis, dan mengelola administrasi pembelajaran dengan lebih efisien. Peserta menyampaikan bahwa pelatihan literasi digital ini sangat bermanfaat dan membantu mereka meningkatkan kualitas kerja serta memberikan pengalaman baru dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran berbasis digital.

Selain memberikan manfaat bagi guru, literasi digital ini juga memberikan dampak langsung bagi siswa. Dengan meningkatnya kompetensi digital pendidik, proses pembelajaran pun menjadi lebih mudah, menarik, dan relevan bagi perkembangan kemampuan digital siswa. Para peserta pelatihan menegaskan bahwa digitalisasi sangat membantu siswa dalam mengembangkan kompetensinya, terutama dalam mengelola informasi dan mempublikasikan kegiatan positif sekolah.

Kepala SMAN 1 Sumberlawang, Dra. Suranti Tri Umiatsih, M.Eng., menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat diagendakan setiap tahun sebagai upaya mengembangkan kompetensi seluruh warga sekolah. Pendidikan berbasis digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menyiapkan generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui kegiatan IHT ini, SMAN 1 Sumberlawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman.
